UMW membukukan kerugian bersih RM47,9 juta di Q3
Mutakhir

UMW membukukan kerugian bersih RM47,9 juta di Q3

KUALA LUMPUR, 29 Nov — UMW Holdings Bhd mencatat kerugian bersih RM47,9 juta pada kuartal ketiga (Q3) yang berakhir 30 September 2021 dari laba bersih RM83,87 juta pada periode yang sama di tahun 2020.

Pendapatan turun menjadi RM2,02 triliun dari RM2,66 triliun sebelumnya, terutama karena penjualan yang lebih rendah di segmen otomotif serta manufaktur dan teknik selama kuartal tersebut, di mana hanya operasi tertentu dari grup yang diizinkan untuk beroperasi dengan kapasitas terbatas dengan pelonggaran. pembatasan pergerakan mulai 16 Agustus 2021, di bawah Rencana Pemulihan Nasional (NRP).

“Segmen otomotif mencatat pendapatan RM1,59 triliun, 25,2 persen lebih rendah dari RM2,13 triliun yang dilaporkan pada kuartal yang sama, terutama karena volume kendaraan yang lebih rendah terjual pada kuartal saat ini, yang dihasilkan dari FMCO (pesanan kontrol gerakan penuh). ) dan dimulainya kembali bisnis mulai 16 Agustus 2021 dengan kapasitas terbatas, ditambah dengan kekurangan chip semikonduktor yang sedang berlangsung,” katanya dalam pengajuan dengan Bursa Malaysia hari ini.

Mengenai prospek segmen otomotif saat ini, perusahaan mengatakan sedang menggenjot produksi untuk memenuhi buku pesanan yang luar biasa.

“Permintaan produk otomotif diperkirakan akan tetap kuat menyusul perpanjangan pembebasan pajak penjualan.

“Meskipun grup telah berhasil mengurangi dampak kekurangan chip semikonduktor untuk tahun ini, namun grup akan terus bekerja sama dengan prinsipal dan pemasok untuk mengamankan pasokan chip semikonduktor yang konsisten dalam jangka menengah hingga panjang.

Pengenalan model-model baru, termasuk kendaraan listrik hibrida, serta promosi penjualan akhir tahun diharapkan dapat mendorong penjualan yang lebih kuat pada kuartal terakhir tahun ini, katanya.

UMW mengatakan prospek sub-segmen komponen otomotif dan pelumas secara bertahap membaik karena gangguan pada rantai pasokan semakin mereda dan bisnis mulai meningkatkan produksi.

“Selain itu, permintaan pasar replacement equipment (RE) juga akan terus meningkat seiring dengan pemulihan industri otomotif.

“Sub-segmen kedirgantaraan diharapkan mendapat manfaat dari pembukaan kembali perjalanan internasional secara bertahap dan permintaan untuk kasing kipas diperkirakan akan meningkat mulai tahun 2022 dan seterusnya,” katanya.

Grup mengharapkan lingkungan bisnis untuk terus tetap menantang untuk sisa tahun ini dan akan terus mengelola dampak negatif dari pandemi COVID-19 pada operasinya.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Klang Valley, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk