Pengirim rencana perakitan yang damai – Digital Messenger
Utama

Pengirim rencana perakitan yang damai – Digital Messenger

PETALING JAYA: Asosiasi Pelayaran Malaysia (Penghantar) P-Hailing berencana menggelar aksi damai dan melibatkan intervensi oposisi jika tidak ada tindakan yang diambil untuk melindungi nasib para pengirim.

Presidennya, Zulhelmi Mansor, mengatakan rencana tersebut dipandang memiliki landasan yang kokoh setelah berbagai upaya dilakukan untuk memperjuangkan nasib para pengirim namun diabaikan oleh pemerintah.

“Kami berencana untuk mengadakan demonstrasi damai di Departemen Perdana Menteri dan Departemen Sumber Daya Manusia.

“Kami juga tidak segan-segan meminta intervensi parpol untuk terus mendesak pemerintah membantu kami menyelesaikan krisis.

“Ini karena semua yang kita perjuangkan memiliki landasan yang kokoh seperti dalam lima resolusi yang menuntut hak pengirim,” katanya saat dihubungi Utusan Malaysia.

Kemarin, surat kabar itu melaporkan, sekitar 80.000 pekerja pengiriman atau pengendara mengaku terus ‘diabaikan’ karena sampai saat ini belum ada pedoman dalam hal undang-undang tentang kepegawaian mereka.

Ini karena pedoman, badan pengatur, dan undang-undang untuk melindungi pengirim semacam itu penting untuk menjaga keselamatan, kesejahteraan, dan keadilan pengirim yang berkembang.

Pada 20 Agustus, diskusi meja bundar tentang klaim hak pengirim Malaysia menggabungkan suara dan tindakan di bawah tim khusus yang dikoordinasikan oleh Sekretariat Urusan Pekerja Pemuda Pemuda UMNO untuk memperjuangkan lima resolusi yang disepakati.

Resolusi tersebut mencakup seruan dan rekomendasi kepada pemerintah untuk mengakui status individu yang terlibat dalam industri E-Hailing dan P-Hailing sebagai karyawan dan dilindungi di bawah Undang-Undang Ketenagakerjaan 1955 serta tindakan terkait.

Selain itu, mengusulkan agar pemerintah dapat membuat badan pengatur yang dapat mengeluarkan berbagai pedoman, aturan yang lebih adil dan realistis bagi penyedia layanan maupun pengirim.

Resolusi tersebut juga mengadvokasi, memastikan metode terbaik bagi penyedia jasa untuk memberikan perlindungan sosial bagi pengirim dan merekomendasikan pemerintah untuk memberikan dan memberikan bantuan khusus kepada pengirim dalam Anggaran 2022.

Selanjutnya, mendesak penyedia layanan untuk menjamin pekerjaan kepada pengirim dengan menunda penangguhan dan penghentian layanan pengirim selama periode diam. – UTUSAN ONLINE


Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021 hari ini keluar berapa angka keluaran terbaru