Pas menolak gagasan MN tanpa partisipasi PN
Utama

Pas menolak gagasan MN tanpa partisipasi PN

PUTRAJAYA: Pas menolak gagasan Muafakat Nasional (MN) yang hanya terikat dengan keterlibatan UMNO dan partai.

Presidennya, Tan Sri Abdul Hadi Awang mengatakan, Pas juga menolak anggapan yang menafikan adanya masyarakat majemuk yang harus disikapi dengan gagasan yang lebih besar yaitu Persatuan Bangsa (PN).

Abdul Hadi, yang juga Utusan Khusus Perdana Menteri untuk Asia Barat, menekankan bahwa gagasan MN yang ada perlu diubah bentuk dan ikatannya, karena situasi dan realitas yang berubah.

“Oleh karena itu, tahapan kinerja dimulai dengan pembentukan MN yang belum tuntas, kemudian perlu dilengkapi dengan pembentukan PN. Pas hanya bergerak dengan konsep Islam yang jelas dan jelas.

“Pas bisa bersama-sama membangun negeri ini dengan cetakan Islami, bukan hanya pesta batu loncatan atau pesta tunggangan saja,” ujarnya dalam keterangannya hari ini.

Mengomentari lebih lanjut, Abdul Hadi mengatakan, Pas bukanlah partai yang mencari simpati seperti pengemis tanpa memiliki martabat dengan Islam.

Anggota DPR Marang itu mengatakan, Pas hanya siap menjadi penyelamat negara dengan konsep dan prinsip yang dilandasi perjuangannya menyelamatkan seluruh ummat.

“Ini bukan karena orang atau kelompok dan suku tertentu saja. Pas hanya menerima MN yang menyelesaikan perjalanannya sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani, tanpa bertentangan dengan agenda persatuan rakyat yang lebih besar dan kuat melalui ide-ide politik PN,” ujarnya.

Abdul Hadi menegaskan bahwa tujuan utama dibentuknya MN dan PN adalah demi agenda persatuan umat yang sejati yang harus selalu bersama dan tidak dapat dipisahkan sebagai pasangan.

“Kedua ide itu seperti dua tangan dalam satu tubuh, jika salah satunya dibuang, maka akan cacat. Bahkan, seperti sepasang sepatu yang tidak waras jika dikenakan di satu sisi sepatu saja. Ide ini bukan bertujuan untuk melindungi kepentingan individu atau kelompok tertentu, baik untuk mengangkatnya atau menjatuhkannya.

“Kita semua seperti banyak penumpang yang berada dalam satu bahtera atau sesuai semboyan Keluarga Besar Malaysia seperti yang diiklankan,” katanya.

Abdul Hadi mengatakan, berdasarkan semangat yang telah ditekankan dalam Piagam MN yang dianut oleh Muslim Melayu dan bumiputera (penduduk asli), maka mereka harus bersatu setelah terpecah-pecah selama bertahun-tahun.

Dikatakannya, MN tidak hanya diikuti oleh Pas dan UMNO, tetapi juga melibatkan semua pihak jika ide tersebut benar-benar dilandasi dengan konsep Al-Qur’an yang telah mendidik masyarakat Arab sebelum Islam yang terpecah-pecah.


Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021 hari ini keluar berapa angka keluaran terbaru