NAFAS menandatangani MoU dengan perusahaan China untuk meningkatkan ketahanan pangan
Mutakhir

NAFAS menandatangani MoU dengan perusahaan China untuk meningkatkan ketahanan pangan

KUALA LUMPUR, 25 Nov — Asosiasi Petani Nasional (NAFAS) hari ini menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU), termasuk menjalin kerja sama internasional dengan tujuh BUMN asal China, untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Ketua NAFAS Datuk Zamri Yaakob mengatakan kerja sama itu akan mencakup pertanian SMART; pengembangan produk baru; mekanisasi pertanian; dan penggunaan teknologi drone.

“Benih padi yang diproduksi menggunakan teknologi dari China mampu menghasilkan hasil yang lebih tinggi hingga 20 metrik ton. Hal ini pada gilirannya akan membantu kita (NAFAS) dalam mewujudkan target pemerintah mencapai 75 persen tingkat swasembada (SSL) produksi beras lokal.

“Selanjutnya, ini akan mengurangi ketergantungan pada beras impor,” katanya dalam pidatonya di acara makan malam dan peluncuran Rapat Umum Tahunan NAFAS ke-7 oleh Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob.

Dijelaskannya, investasi melalui kerjasama tersebut juga dapat meningkatkan produksi ayam, daging dan sayuran untuk pasar ekspor.

Zamri mengatakan NAFAS juga menandatangani dua MoU dengan Malaysian Islamic Economic Development Foundation (YaPEIM) dan Southeast Edible Bird’s Nest Capital Biotechnology Co. Ltd.

“NAFAS, melalui Dana Petani Nasional, akan berinvestasi dalam proyek Ar-Rahnu YaPEIM melalui co-branding dengan konsep mudharabah (kemitraan) untuk cabang-cabang terpilih.

“Tujuannya adalah untuk memberikan fasilitas kredit mikro berbasis syariah kepada peternak (ternak), memperoleh modal usaha dan sumber daya untuk kegiatan produktif lainnya untuk mengembangkan sosial ekonomi ummat dan mencapai tujuan program sosial bisnis yang merupakan kegiatan inti dari YAPEIM,” ujarnya.

Adapun MoU dengan Southeast Edible Bird’s Nest Capital Biotechnology, kata dia, kerja sama itu akan melibatkan ekspor produk sarang burung walet yaitu Raw Sarang Burung Najis untuk kedua negara.

Penandatanganan MoU disaksikan oleh Ismail Sabri dan Menteri Pertanian dan Industri Pangan Datuk Seri Ronald Kiandee.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Klang Valley, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk