Malaysia, S’pore lebih meningkatkan kerjasama transportasi dengan ditandatanganinya RTS Link Grantor Agreement
Mutakhir

Malaysia, S’pore lebih meningkatkan kerjasama transportasi dengan ditandatanganinya RTS Link Grantor Agreement

SINGAPURA, 29 Nov — Kerja sama transportasi antara Singapura dan Malaysia semakin ditingkatkan selama seminggu terakhir di tengah pandemi COVID-19 menyusul berakhirnya Perjanjian Pemberi Tautan Sistem Transit Cepat (RTS) Johor Bahru-Singapore pada 24 November.

Perjanjian tersebut menetapkan tanggung jawab pemberi hibah dalam menjalankan peran dan kewajibannya sehubungan dengan hal-hal yang terkait dengan perjanjian konsesi yang diselesaikan pada 30 Juli 2020 ketika Proyek RTS Link berhasil dilanjutkan.

Para pemberi hibah adalah Otoritas Transportasi Darat Singapura dan Kementerian Transportasi Malaysia (MOT) – dua otoritas konsesi untuk kedua pemerintah.

Selain itu, perjalanan antara kedua negara juga mendapat dorongan dengan diluncurkannya jalur perjalanan vaksin udara dan darat (VTL) oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob dan mitranya dari Singapura Lee Hsien Loong di pos pemeriksaan Woodlands ini. pagi.

“Kami sangat menyambut dan memuji tonggak terbaru ini dalam upaya bersama kami untuk meremajakan hubungan ekonomi kami dan menghubungkan kembali masyarakat kami setelah dampak pandemi,” kata Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Wee Ka Siong dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan di sini hari ini.

Wee mengatakan perjalanan untuk mewujudkan RTS Link berlanjut dengan Perjanjian Pemberi Hibah sebagai langkah besar dalam kemajuan proyek penting tersebut.

“Kami juga senang dengan dimulainya VTL untuk perjalanan darat dan udara antara Malaysia dan Singapura untuk merevitalisasi kemitraan budaya dan ekonomi kami yang telah berlangsung lama di seluruh Causeway,” tambahnya.

Wee mengatakan Kemenhub akan terus bekerja sama dengan mitranya di Singapura untuk melanjutkan momentum untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama transportasi.

RTS Link adalah layanan kereta api lintas batas antara stasiun Singapura di Woodlands North dan stasiun Malaysia di Bukit Chagar di Johor Bahru.

Dengan kapasitas besar hingga 10.000 penumpang per jam per arah dan waktu perjalanan sekitar lima menit antara dua stasiun, RTS Link akan menyediakan cara cepat dan nyaman untuk melakukan perjalanan antara Singapura dan Johor Bahru, ketika memulai layanan penumpang dengan akhir tahun 2026.

Menteri Transportasi Singapura S Iswaran mengatakan kemajuan yang dicapai pada proyek RTS Link dan dimulainya kembali perjalanan udara dan darat antara kedua negara adalah kunci untuk memulihkan hubungan dan menghidupkan kembali ekonomi kedua negara.

“Saya berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah Malaysia dan mitra saya Wee untuk lebih memperkuat kerja sama transportasi dan hubungan bilateral antara Singapura dan Malaysia,” katanya.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Klang Valley, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk