Lebih dari 400.000 siswa mengikuti Penilaian KAFA alih-alih UPKK mulai besok
Utama

Lebih dari 400.000 siswa mengikuti Penilaian KAFA alih-alih UPKK mulai besok

PUTRAJAYA: Diperkirakan lebih dari 400.000 siswa kelas lima dan enam nasional akan mengikuti Penilaian Kelas Al-Quran dan Fardu Ain (KAFA) secara bertahap mulai besok.

Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat menyusul penundaan Ujian Penilaian Kelas (UPKK) KAFA untuk siswa tahun kelima yang seharusnya dilakukan tahun lalu tetapi diundur ke tahun ini.

Kemudian diganti ujian tertulis untuk delapan mata pelajaran yang terkait dengan Modul Penilaian KAFA (MPKAFA) dengan perpanjangan waktu dibandingkan empat hari sebelumnya.

Langkah tersebut sejalan dengan pengumuman Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim) pada 15 Oktober yang menginformasikan bahwa penilaian akan dilakukan mulai Senin hingga 30 November.

Ia Memperhatikan anjuran Dewan Keamanan Nasional (NSC) dan Kementerian Kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tinjauan Utusan Malaysia menemukan bahwa total 5.943 sekolah yang terlibat yang bertindak sebagai pusat ujian telah mengirimkan pemberitahuan pada tanggal dan waktu ujian.

Siswa terpilih diminta hanya datang 15 menit sebelum waktu ujian untuk mengecek suhu tubuh dan kemudian diberikan slip izin ujian dari guru jaga.

Kkemudian mereka akan ditempatkan di kelas tertentu yang digunakan sebagai ruang tunggu sebelum dipanggil ke kelas lain sebagai ruang penilaian khusus dalam kelompok jumlah kecil.

MPKAFA lebih menantang daripada UPKK karena sesi ujiannya bersifat solo dengan setiap siswa dipanggil satu per satu yang harus menyerahkan slip kepada guru asesor untuk diuji.

Kandidat akan dinilai secara lisan di depan guru penguji berdasarkan silabus kurikulum Jakim KAFA dari Kelas 3 sampai 5 dengan nilai alokasi 75 persen.

Ada lima mata pelajaran yang terlibat yaitu Ulum Syariah (Iman dan Ibadah), Sirah, Jawi dan Khat, Adab dan Arab sedangkan Tilawah, Hafazan dan Tafsir al-Quran telah selesai sebelumnya.

Sisanya 25 persen untuk MPKAFA bagian kedua meliputi penilaian kepribadian, kehadiran kelas online, hasil kerja dan komitmen calon sejak awal masuk sekolah mulai Maret lalu.

Seperti halnya UPKK, keputusan MPKAFA diterima oleh Kemendikbud sebagai dukungan untuk masuk ke salah satu dari berbagai sekolah dasar khusus terbaik nasional, termasuk pilihan 60 sekolah menengah agama nasional (SMKA), 12 sekolah berasrama terpadu (SBPI) dan tiga sekolah menengah agama federal (SMAP).

Hasil tes tersebut juga dapat digunakan untuk mendukung penerimaan tujuh tahfiz ulul albab jenis Mara Science Junior Colleges (MRSM) yang banyak diminati orang tua muslim.- UTUSAN ONLINE


Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021 hari ini keluar berapa angka keluaran terbaru