Kasus COVID: Jumlah terendah yang tercatat dalam tiga minggu
Mutakhir

Kasus COVID: Jumlah terendah yang tercatat dalam tiga minggu

KUALA LUMPUR, 29 Nov — Malaysia hari ini mencatatkan jumlah kasus COVID-19 terendah yakni 4.087 dalam kurun waktu tiga minggu hingga siang hari ini.

Sebelumnya, jumlah kasus terendah yang tercatat di negara itu adalah pada 7 November dengan 4.343, dalam periode enam bulan.

Mei lalu, Malaysia melaporkan 4.498 kasus setelah 39 hari, mencatat 941 pada 29 Maret.

Kasus infeksi harian COVID-19 mencapai 6.000 pada 25 November dibandingkan dengan 5.654 sehari sebelumnya. Namun, mencatat penurunan pada 26 November dengan 5.501 kasus, diikuti 5.097 kasus (27 November) dan 4.239 (28 November).

Direktur Jenderal Kesehatan Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan 4.984 kasus yang pulih tercatat hari ini, melebihi jumlah kasus baru.

“Dari 4.087 kasus baru yang tercatat hari ini, 72 atau 1,8 persen masuk kategori tiga, empat dan lima, sedangkan 4.015 kasus atau 98,2 persen masuk kategori satu dan dua,” katanya dalam keterangannya hari ini.

Menurut dia, informasi lain tentang situasi COVID-19 di Malaysia saat ini akan diunggah ke situs web COVIDNOW di https: //covidnow.moh.gov.my dan data akan diperbarui pada tengah malam setiap hari.

Pernyataannya hari ini juga menguraikan perawatan kesehatan yang perlu dilakukan selama banjir monsun dan pandemi COVID-19 dengan norma-norma baru yang harus dipraktikkan mulai dari proses penyelamatan dan evakuasi hingga ditempatkan di pusat-pusat bantuan banjir (PPS).

“Para pengungsi banjir akan dilakukan screening terlebih dahulu untuk mengetahui gejala dan faktor risiko COVID-19 sebelum diizinkan masuk ke PPS. Mereka yang memiliki gejala harus diperiksa untuk menghindari munculnya klaster COVID-19 di antara para pengungsi banjir.

“Kasus positif akan diisolasi di Pusat Karantina dan Perawatan COVID-19 (PKRC) atau PPV Khusus atau PPV yang sama tetapi di blok yang berbeda.

“Korban banjir yang memiliki gejala tetapi ternyata negatif COVID-19 saat pemeriksaan kesehatan juga perlu dikarantina,” katanya.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Klang Valley, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk