Harga suku cadang kendaraan diperkirakan akan naik 60% – laporkan
Arena

Harga suku cadang kendaraan diperkirakan akan naik 60% – laporkan

Isu kenaikan harga barang kebutuhan pokok bukanlah hal asing di negara kita. Setiap tahun, pasti ada masalah yang muncul. Saat ini, tidak hanya kenaikan harga sayuran dan telur serta bahan bangunan yang dibicarakan, tetapi juga harga suku cadang kendaraan juga diperkirakan akan meningkat dalam waktu dekat.

Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Pemilik dan Operator Bengkel Otomotif Perak Bumiputera, Hadiman Ariffin yang mengatakan karena masalah pasokan dan kenaikan biaya transportasi setelah semua sektor ekonomi dibuka dan lintas negara diperbolehkan sejak 11 Oktober, harga suku cadang kendaraan untuk semua kelas diharapkan meningkat 60% dalam waktu dekat.

Dia mengatakan kenaikan harga suku cadang, termasuk suku cadang bekas, juga mengganggu pemilik bengkel kendaraan dan secara tidak langsung akan menekan pemilik kendaraan yang saat ini menanggung berbagai kenaikan harga untuk barang-barang lainnya, Utusan Malaysia melaporkan.

Menurut dia, kenaikan tersebut tidak hanya mencakup suku cadang baru, tetapi juga suku cadang bekas karena kenaikan tajam bea masuk dan ongkos kirim. Dimana masalah tersebut akan berdampak pada pemilik mobil dan operator bengkel, termasuk mereka yang juga menghadapi risiko kebangkrutan.

“Kami berusaha sebaik mungkin untuk menghindari pelanggan yang terbebani. Tapi masalahnya kenaikannya sangat tinggi sehingga ada suku cadang yang naik lebih dari 60%. Jadi, sebagai operator, kita harus mengikuti harga yang berlaku dan tidak bisa menyerap kenaikan biaya.

“Sebagai langkah yang lebih baik, kami mencoba yang terbaik untuk membantu pelanggan, termasuk memberi tahu mereka sebelumnya tentang harga suku cadang baru dan mendapatkan persetujuan mereka sebelum melanjutkan pekerjaan pemeliharaan,” katanya.

Laporan surat kabar itu juga menyebutkan bahwa Hadiman juga mengatakan bahwa peningkatan paling signifikan melibatkan gas AC, yang sebelumnya berharga RM300 per barel, diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari RM400. Sementara itu, harga ban mengalami kenaikan antara 35-60% di samping kenaikan harga oli mesin yang naik lebih dari 15%.

Ditambahkannya, meski ada kenaikan biaya suku cadang, operator tetap memberikan jaminan atas pekerjaan perawatan kendaraan pelanggan.

“Namun, jaminannya berkurang menjadi enam atau tiga bulan dibandingkan sebelumnya selama satu tahun. Ini karena ada risiko bagi operator bengkel karena ada suku cadang seperti kompresor AC asli yang tidak dijamin oleh pabrikan. Apa pun yang terjadi, kami sebagai operator tetap memberikan jaminan kepada pelanggan atas dasar tanggung jawab,” ujarnya. Namun, kata dia, biaya upah perbaikan atau perawatan kendaraan tetap sama.

Berkaitan dengan itu, Hadiman mendesak pemerintah melakukan pengawasan di antara distributor, pemasok, produsen dan produsen untuk mengendalikan kenaikan harga suku cadang sehingga tidak membebani konsumen.

Laporan surat kabar itu juga meminta pendapat Presiden Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA), Datuk Aishah Ahmad, yang mengatakan pihaknya juga mengharapkan peningkatan tersebut.

Padahal, jelasnya, kenaikan biaya suku cadang akan berdampak pada sektor otomotif ke depan, termasuk penurunan dari sisi pembelian.

Presiden Asosiasi Konsumen Subang dan Shah Alam (CASSA), Datuk Dr. Jacob George, di sisi lain, mengatakan sebagian besar produsen suku cadang sekarang menyimpan semua stok yang ada sebagai langkah untuk menaikkan harga barang.

“Berdasarkan intelijen, kami telah mengidentifikasi produsen dan yang terlibat di bidang ini menjaga stok dan mengangkat isu bahwa tidak ada pasokan suku cadang sambil menunggu waktu untuk membebankan harga baru kepada operator bengkel mobil.

“Hal ini sudah direncanakan sejak September lalu. Jadi dalam situasi ini, itu adalah hal yang sangat menyedihkan dan tidak dapat diterima,” katanya.


Posted By : togel hongkonģ malam ini