BERNAMA – Usulan RUU Pertanahan Kampung Baru untuk memberikan perlindungan kepada pemilik tanah
Mutakhir

BERNAMA – Usulan RUU Pertanahan Kampung Baru untuk memberikan perlindungan kepada pemilik tanah

KUALA LUMPUR, 25 Nov — Rancangan RUU Pertanahan Kampung Baru, yang diharapkan akan diajukan ke DPR awal tahun depan, diharapkan dapat memberikan perlindungan seumur hidup kepada pemilik tanah Kampung Baru, kata Menteri Wilayah Federal, Datuk Seri Dr Shahidan Kassim .

Dikatakannya, dulu tidak ada undang-undang yang secara khusus bisa melindungi tanah cagar budaya Melayu, untuk mencegah pihak-pihak yang ingin mengubah status tanah tersebut.

“Usulan RUU Pertanahan Kampung Baru yang saat ini sedang dikaji oleh Kejaksaan Agung, diharapkan dapat melindungi kepentingan pemilik tanah Kampung Baru tanpa batas waktu, dan pembangunan yang direncanakan akan dilaksanakan dalam bentuk sewa, yang disepakati bersama antara pemilik tanah dan pemilik tanah. pengembang.

“Saya yakin RUU ini, jika diperkenalkan, akan menjadi panduan bagi negara-negara lain untuk memperkenalkan RUU yang sama untuk menyelamatkan tanah tersebut dari perubahan kepemilikan,” katanya pada peluncuran Rencana Induk Pembangunan Kampung Baru 2040 (PIPKB 2040). dan Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Kembali Kampung Baru (PPPSKB) malam ini.

Turut hadir Wakil Menterinya, Datuk Seri Jalaluddin Alias, dan Ketua Perusahaan Pembangunan Kampung Bharu (PKB), Datuk Affendi Zahari.

Sementara itu, pada PIPKB 2040, Shahidan mengatakan bahwa masterplan tersebut disusun sebagai pedoman untuk mentransformasi Kampung Baru dari segi pembangunan fisik, ekonomi dan sosial secara terintegrasi, sehingga mengarahkan arah keseluruhan untuk 20 tahun ke depan.

“Ini akan menjadi mekanisme bagi pemerintah dan PKB, terutama dalam memfasilitasi, mengatur dan mengevaluasi semua proposal pembangunan, melalui joint venture antara warga, pengembang, dan government-linked company (GLCs).

“Insya Allah masterplan ini akan menjadikan Kampung Baru sebagai permukiman kompetitif yang mengutamakan suku Melayu di jantung ibu kota,” ujarnya.

Shahidan mengatakan PPPSKB dirumuskan untuk membantu dan mendorong pemilik tanah untuk mengembangkan tanah mereka sendiri, atau untuk membuat usaha patungan dengan pengembang, GLC dan sektor swasta.

PPPSKB, kata dia, akan memberikan insentif khusus yang akan dinikmati oleh pemilik tanah dan pengembang, meliputi masalah pertanahan dan pembangunan, antara lain pembebasan retribusi pembangunan 100 persen, rasio open plot, dan pengurangan retribusi Dana Pelayanan Infrastruktur sebesar 70 persen.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Klang Valley, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk