BERNAMA – Lintasan ke atas dalam perubahan harga tetap ada
Mutakhir

BERNAMA – Lintasan ke atas dalam perubahan harga tetap ada

KUALA LUMPUR, 29 Nov — Lintasan ke atas dalam perubahan inflasi akan tetap ada dan mungkin semakin meningkat selama bulan-bulan mendatang seperti yang dapat dilihat di negara lain, kata AmBank Research.

Dikatakan mengingat Indeks Harga Produsen (PPI) mencatat kenaikan dua digit enam bulan berturut-turut selama September, diharapkan bisnis akan mentransfer harga ke konsumen untuk mempertahankan kelangsungan hidup selama masa pandemi ini.

“Tetapi efeknya harus dibatasi menyusul pengumuman Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob baru-baru ini tentang alokasi RM262 juta sebagai tanggapan awal untuk membantu petani yang terkena kenaikan harga pupuk dan pestisida.

“Pagu yang dikenakan pada harga bahan bakar juga harus membantu mendinginkan laju inflasi yang meningkat secara keseluruhan,” katanya dalam sebuah catatan hari ini.

Untuk setahun penuh, AmBank Research mempertahankan proyeksi inflasi di antara 2,6 persen dan 2,8 persen tanpa mengubah prospek suku bunga kebijakan semalam sebesar 1,75 persen.

Dikatakan gangguan jaringan rantai pasokan global, harga komoditas yang lebih tinggi dan kekurangan tenaga kerja terus mempengaruhi pergerakan harga dalam perekonomian.

Pada Oktober 2021, kenaikan untuk bulan kedua berturut-turut terlihat pada Indeks Harga Konsumen (CPI) Malaysia sebesar 2,9 persen tahun-ke-tahun (yoy) dibandingkan dengan 2,2 persen pada September, laju tercepat sejak Juni.

Ini membawa inflasi rata-rata untuk 10 bulan pertama menjadi 2,3 persen.

Sementara itu, CGS-CIMB mengulangi ekspektasinya untuk OPR tetap di 1,75 persen hingga pertengahan 2022 untuk membantu pemulihan ekonomi, dan mengharapkan Bank Negara Malaysia untuk memberikan dua kenaikan suku bunga 25 basis poin di paruh kedua setelah pemulihan berurat berakar.

Dikatakan mencerminkan harga eceran bensin RON97 yang lebih tinggi sebagai akibat dari harga minyak mentah global melonjak melewati US$80 per barel pada Oktober 2021, indeks peralatan transportasi pribadi bahan bakar dan pelumas meningkat 23,9 persen yoy dan 0,4 persen bulan ke bulan (mom) selama sebulan.

Namun demikian, kenaikan 12 persen ibu dalam harga minyak global dibatasi oleh batas harga bensin RON95 pada RM2,05 per liter dan diesel pada RM2,15 per liter.

Berakhirnya diskon tarif listrik selama tiga bulan menyebabkan inflasi yang lebih tinggi untuk listrik (34,6 persen yoy dan 32,2 persen mom), sementara dimulainya kembali perjalanan antarnegara bagian dan makan di tempat menghasilkan sedikit peningkatan di restoran dan hotel inflasi (0,6 persen yoy dan 0,3 persen bulanan).

Inflasi makanan, yang sedikit naik menjadi 2,0 persen yoy pada Oktober, merupakan yang tertinggi sejak September 2019, dan diperkirakan akan meningkat lebih lanjut dalam waktu dekat, seiring musim hujan, kenaikan biaya bahan baku dan biaya pengiriman yang berdampak pada harga jual makanan. komoditas seperti sayuran, roti, ayam dan telur.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Lembah Klang, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk