BERNAMA – Ekspor Malaysia untuk Jan-Okt 2021 melonjak 25 persen ke atas RM1 triliun –
Mutakhir

BERNAMA – Ekspor Malaysia untuk Jan-Okt 2021 melonjak 25 persen ke atas RM1 triliun –

KUALA LUMPUR, 29 Nov — Ekspor Malaysia melampaui angka satu triliun ringgit untuk periode Januari hingga Oktober 2021, naik 25 persen tahun-ke-tahun (yoy), menurut Departemen Statistik Malaysia (DOSM).

Kepala statistik Datuk Seri Dr Mohd Uzir Mahidin mengatakan ini adalah “periode tercepat nilai ekspor yang menembus angka satu triliun yang pernah tercatat.”

Impor juga mencatat pertumbuhan dua digit sebesar 21,8 persen menjadi RM801,2 miliar, katanya dalam sebuah pernyataan hari ini.

Total perdagangan tumbuh sebesar 23,5 persen menjadi RM1,8 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, seperti yang dilaporkan hari ini di Buletin Statistik Perdagangan Eksternal Malaysia, Oktober 2021.

“Nilai ekspor yang kuat selama 10 bulan pertama tahun 2021 sejalan dengan pemulihan ekonomi global. Terbukanya kegiatan ekonomi di lebih banyak negara menandakan permintaan eksternal yang lebih baik,” kata Mohd Uzir.

Ekspor pada Oktober 2021 mempertahankan momentum pertumbuhannya yang stabil dan mengungguli September dengan nilai rekor tertinggi lainnya sebesar RM114,4 miliar, naik 25,5 persen yoy.

Ekspansi didorong oleh ekspor domestik dan re-ekspor. Ekspor domestik mencapai RM91,3 miliar dan berkontribusi 79,8 persen terhadap total ekspor, melebar sebesar 23,3 persen.

Ekspor ulang mencatat RM23,2 miliar, meningkat 34,8 persen dibandingkan Oktober 2020, sementara impor lebih tinggi 27,9 persen yoy menjadi RM88,2 miliar.

Total perdagangan meningkat sebesar RM26,5 miliar menjadi RM202,6 miliar dari RM160,1 miliar pada Oktober 2020.

Oktober 2021 melihat surplus perdagangan RM26,2 miliar, menandai surplus perdagangan bulan ke-18 berturut-turut sejak Mei 2020.

Sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi domestik, kinerja ekspor, impor, total perdagangan dan surplus perdagangan secara bulanan juga menunjukkan pertumbuhan positif, naik sebesar 3,2 persen, 4,1 persen, 3,6 persen dan 0,5 persen. , masing-masing, kata Mohd Uzir.

DOSM mengatakan 173 dari 255 kelompok komoditas ekspor menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk impor, 158 dari 258 kelompok mencatatkan pertumbuhan positif.

Badan tersebut juga melaporkan bahwa peningkatan ekspor terutama disebabkan oleh ekspor yang lebih tinggi ke China (+RM3,5 miliar) diikuti oleh Indonesia (+RM1,9 miliar), Australia (+RM1,6 miliar), Jepang (+RM1,5 miliar). 5 miliar), Amerika Serikat (AS) (+RM1,4 miliar), Turki (+RM1,4 miliar), Vietnam (+RM1,3 miliar), Uni Eropa (UE) (+RM1,3 miliar), India (+RM1,0 miliar), dan Singapura (+RM1,0 miliar).

Dikatakan China terus menjadi kontributor utama peningkatan impor (+RM4,4 miliar), diikuti oleh Singapura (+RM3,6 miliar), Korea Selatan (+RM2,1 miliar), Taiwan (+RM2,1 miliar). ), Uni Eropa (+RM1,7 miliar), Indonesia (+RM1,6 miliar) dan AS (+RM1,4 miliar).

“Ekspansi ekspor didorong oleh produk minyak bumi (+RM5,5 miliar); manufaktur logam (+RM4,6 miliar); produk listrik dan elektronik (+RM3,4 miliar); produk kimia & kimia (+RM2,5). miliar); minyak sawit dan produk pertanian berbasis minyak sawit (+RM1,9 miliar); gas alam cair (+RM1,5 miliar); produk manufaktur berbasis minyak sawit (+RM1,3 miliar), dan mesin, peralatan dan bagian (+ RM1,2 miliar).

Sementara itu, peningkatan impor disebabkan oleh produk listrik dan elektronik (+RM8,0 miliar); produk minyak bumi (+RM4,0 miliar); produk kimia & kimia (+RM2,0 miliar); produk besi & baja (+RM2,0 miliar); RM815,4 juta) dan produk pertanian berbasis minyak sawit & minyak sawit (+ RM625,9 juta),” katanya.

DOSM mengatakan impor barang setengah jadi (54,7 persen dari total impor) berjumlah RM48,2 miliar, meningkat RM12,5 miliar atau 35,1 persen.

“Barang modal (9,4 persen dari total impor) mencatat peningkatan 15,1 persen dari RM7,2 miliar pada (periode yang sama) tahun sebelumnya menjadi RM8,3 miliar,” katanya.

Impor barang konsumsi naik 10,8 persen yoy menjadi RM7,0 miliar dan merupakan 7,9 persen dari total impor, tambahnya.

— BERNAMA



Bernama adalah sumber terpercaya dari berita yang komprehensif dan akurat real-time terpercaya baik untuk publik dan praktisi media. Berita kami diterbitkan di www.bernama.com ; BERNAMA TV di: Astro Channel 502, unifi TV Channel 631, MYTV Channel 121 IFLIX; dan Radio Bernama yang mengudara secara lokal di FM93.9 di Lembah Klang, Johor (FM107.5), Kota Kinabalu (FM107.9) dan Kuching (FM100.9).

Ikuti kami di media sosial:
Facebook: @bernamaofficial, @bernamatv, @bernamaradio
Indonesia : @bernama.com, @BernamaTV, @bernamaradio
Instagram : @bernamaofficial, @bernamatvofficial, @bernamaradioofficial
TIK tok: @bernamaofficial

Posted By : data hk